Rabu, 19 Oktober 2016

UPAYA PENINGKATAN KEAMANAN KAMPUS UNISMUH





Keamanan kampus adalah kondisi lingkungan kampus yang memberikan rasa tenteram secara fisik maupun psikis bagi warga kampus. Keamanan menjadi yang sangat penting bagi setiap instansi pendidikan, apalagi instansi tersebut adalah perguruan tinggi. Kemanan memang harus dilaksanakan secara jelas bagi perguruan tinggi, sehingga dihasilkan suasana belajar yang sangat nyaman . Dengan kondisi keamanan yang baik otomatis juga akan meningkatkan kualitas dari perguruan tinggi tersebut. Untuk mewujudkan sesuatu yang diharapkan tersebut peran serta dari pihak perguruan tinggi sangat dibutuhkan. Dengan memperbanyak petugas keamanan dilingkungan kampus sudah tentu merupakan suatu solusi yang diberikan untuk suatu  sistem keamanan yang sangat diharapkan, akan tetapi dengan banyaknya petugas keamanan yang disebar diseluruh fakultas dan disetiap pintu masuk kampus nampaknya tidak akan berjalan efektif apabila semua warga di suatu kampus tidak saling bekerjasama dengan baik.
Kondisi keamanan yang kurang baik masih saya rasakan di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengapa saya katakan kurang baik? Beberapa hari yang lalu saja di kampus terdengar lagi ada beberapa kendaraan roda dua yang hilang, kemudian juga ada teman dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan yang helmnya hilang.
Begitulah kondisi kampus Unismuh beberapa waktu terakhir ini, dengan kondisi seperti ini saya rasakan sangat berimbas terhadap kenyamanan dalam belajar. Ketika belajar selalu was-was memikirkan apakah kendaraan di parkiran aman atau tidak ya? seperti itulah yang diarasakan setiap harinya apabila kekampus membawa kendaraan, apalagi meninggalkan tas diruangan hanya sekedar untuk buang air kecil.
Selain itu, kemudahan akses untuk keluar masuk kampus merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keamanan di lingkungan kampus. Ditambah lagi dengan adanya pemulung, pengemis, dan  masyarakat luar yang dengan mudah masuk dan berkeliaran di lingkungan kampus tanpa adanya sanksi atau ketegasan dari petugas keamanan bisa menjadi faktor yang mengancam keamanan dilingkungan kampus.
Untuk menanggulangi itu semua, solusi yang bisa diberikan adalah dengan kesadaran dari setiap individu terlebih dahulu, lalu ketegasan dari pihak-pihak atas untuk menanggulangi itu semua. Misalnya dari pihak kampus dengan memberikan fasilitas untuk menunjang keamanan, seperti : pemasangan kamera CCTV yang diletakkan pada semua sudut (titik rawan kampus), melakukan pembatasan oleh petugas keamanan  kepada masyarakat luar yang keluar masuk lingkungan kampus, menambah petugas keamanan dan membuat sistem pemeriksaan keliling pada malam hari maupun siang hari oleh petugas keamanan,sehingga kondisi lingkungan kampus tetap terjaga.
Disamping itu juga dibutuhkan suatu ketegasan dari pihak universitas maupun fakultas kepada petugas keamanan mengenai prosedur kerja dan memberikan sanksi bagi petugas keamanan yang melanggar, sehingga para petugas keamanan tidak bekerja semau mereka dan mereka juga tidak melakukan kegiatan lain disaat jam bekerja sementara setiap kendaraan yang lalu-lalang tidak dihiraukan dan setiap petugas keamanan sebaiknya dibekali dengan ilmu-ilmu yang bersifat persuasive agar dalam penerapan ke masyarakat dan mahasiswa akan baik dan tertib. Hal tersebut dilakukan selain untuk melatih sifat displin mereka juga demi keamanan lingkungan kampus bersama.
Hal yang juga bisa dilakukan untuk menanggulagi dampak dari kurangnya sistem keamanan kampus adalah dengan pembuatan karcis masuk kampus serta wajib menunjukkan  Surat Tanda Kenderaan Bermotor (STNK) dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) setiap keluar dari pintu gerbang kampus. Dengan cara tersebut, diharapkan kasus kehilangan kendaraan bermotor yang pernah terjadi dapat dihindari. Selain itu bisa juga dengan membuat ID Card untuk pegawai dan karyawan kampus dan KTM untuk mahasiswa, yang digunakan atau ditunjukkan setiap akses keluar masuk kampus.
 


penulis : Risnawati R

Tidak ada komentar:

Posting Komentar